Selasa, 04 Juni 2013

TUGAS 5 PEREKONOMIAN INDONESIA

Dalam tugas kali ini saya akan membahas mengenai Daerah Perbatasan pada Pulau- pulau Terluar di Indonesia.

Menurut analisa saya banyak pulau- pulau terluar di Indonesia yang masih kurang di perhatikan oleh Pemerintah. Padahal apabila pulau- pulau tersebut dapat dikelola dengan baik, hal tersebut akan memberikan keuntungan yang besar yaitu dalam hal pertumbuhan perekonomian.
Secara umum potret permasalahan di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar antara lain adalah, letak yang jauh dari pemerintahan, keterbatasan sarana komunikasi dan  transporatasi menuju pulau-pulau itu, potensi ekonomi kemaritiman yang belum dikelola secara optimal, tingkat kesejahteraan dan pendidikan penduduk yang masih rendah, ketergantungan kebutuhan sehari-hari pada negara tetangga, sering terjadi berbagai kegiatan illegal fishing, jalur illegal logging, illegal trading dan illegal traficking.
Oleh sebab itu, pembangunan wilayah perbatasan mendapat prioritas pemerintah terutama dalam mengurangi disparitas pembangunan antarwilayah, melalui program-program antara lain seperti: percepatan pembangunan prasarana dan sarana, pengembangan ekonomi, peningkatan keamanan dan kelancaran lalu lintas orang dan barang, dan peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah. Sehingga masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan tersebut tidak begitu tertinggal dengan wilayah atau negara- negara tetangga lainnya pada perbatasan tersebut.

Minggu, 05 Mei 2013

TUGAS 4 PEREKONOMIAN INDONESIA

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia saat ini

Analisi saya setelah membaca beberapa artikel mengenai ekonomi Indonesia saat ini, pertumbuhan ekonomi di Indonesia dari tahun ke tahun meningkat. Dari salah satu artikel menyatakan bahwa Indonesia menempati peringkat ke 33 sebagai negara di dunia yang memiliki pertumbuhan ekonomi tercepat di tahun 2013, dengan pertumbuhan GDP (%) sebesar 6,3 dan ukuran ekonomi terhadap GDP (US$ Miliar) sebesar 946 (re: http://bisnis.liputan6.com/read/577986/40-negara-dengan-pertumbuhan-ekonomi-tercepat-ri-ke-berapa ).
Selain itu Indonesia masuk peringkat ke-3 tujuan investasi Internasional (re: http://bisnis.liputan6.com/read/562199/indonesia-masuk-peringkat-ke-3-tujuan-investasi-internasional ).
Itu merupakan suatu hal yang patut dibanggakan Indonesia karena dapat bangkit di saat perekonomian dunia sedang terpuruk bahkan banyak negara- negara lain memiliki pertumbuhan ekonomi yang minus.

Ternyata 70% pertumbuhan ekonomi Indonesia disumbang dari sektor Informal (re: http://finance.detik.com/read/2013/05/05/142229/2238328/4/70-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-disumbang-sektor-informal ). Salah satunya yaitu Pedagang Kaki Lima (PKL). Bila pemerintah mau mengelola PKL dengan baik, ini bisa menjadi salah satu potensi yang baik dalam mengembangkan perekonomian Indonesia kedepannya.

 

Minggu, 21 April 2013

Tugas 3 Perekonomian Indonesia

Ini Protes Pengusaha ke Pemerintah Terkait Daerah Perbatasan

Wiji Nurhayat - detikfinance
Senin, 01/10/2012 17:18 WIB
Jakarta - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia mendesak pemerintah untuk mengevaluasi berbagai kebijakan terkait banyak hal khususnya regulasi perdagangan di kawasan perbatasan, serta rumit dan lambatnya perizinan serta infrastruktur yang minim.

Protes ini sebagai upaya Kadin memberikan perhatian lebih kepada pemerintah terkait daerah perbatasan yang kondisinya seperti tidak diperhatikan.

"Ketentuan mengenai perdagangan memang banyak dimanfaatkan oleh WNI, tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari tetapi juga diperdagangkan kembali. Hanya saja tidak ada kontrol yang tidak tegas dari pemerintah pusat di perbatasan sehingga banyak terjadi penyelundupan," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Koordinator Wilayah Tengah Endang Kesumayadi di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta, Senin (1/10/2012).

Selain urusan regulasi perdagangan, buruknya birokrasi dikeluhkan oleh Kadin untuk berinvestasi. Rencananya, Kadin akan membuat dry port (pelabuhan darat) di kawasan perbatasan Pulau Kalimantan dalam waktu dekat.

"Perizinan untuk membangun itu rumit dan lambat, karena kawasan perbatasan masuk dalam katagori kawasan strategis nasional yang penggunaan ruangnya dikendalikan oleh pemerintah pusat," kata Endang.

Kadin menyatakan, pengusaha lokal siap berinvestasi membangun pelabuhan darat (dry port) akan dilengkapi dengan kawasan industri, kawasan komersil dan perumahan bahkan ada pengolahan kelapa sawit, industri pengolahan karet, hotel, dan restoran.

"Ada lagi yang menghambat, infrastruktur dan minimnya fasilitas ditambah lagi belum tersedianya jaringan listrik, telekomunikasi dan air bersih, itu yang menjadi kendala bagi para pelaku usaha untuk berinvestasi di sana," imbuhnya.

Pelabuhan penting untuk memudahkan perdagangan di kawasan perbatasan. Karena selain memperkecil kesenjangan membanjirnya produk negara asing, dengan adanya pelabuhan, perdagangan dengan negara perbatasan akan lebih terkontrol dengan baik dengan menggunakan sistem aturan impor yang telah ditentukan dengan jelas oleh Kementerian Perdagangan.

"Kami berharap Menko Perekonomian dapat memberikan keputusan dan langkah konkret dalam memberikan kemudahan layanan perizinan serta persyaratan administrasinya apa saja yang harus dipenuhi sesuai aturan peraturan yang berlaku," tutup Endang.

http://finance.detik.com/read/2012/10/01/171827/2050452/4/ini-protes-pengusaha-ke-pemerintah-terkait-daerah-perbatasan

saya setuju dengan apa yang dilakukan Kadin Indonesia mendesak pemerintah untuk mengevaluasi berbagai kebijakan terkait banyak hal khususnya regulasi perdagangan di kawasan perbatasan, serta rumit dan lambatnya perizinan serta infrastruktur yang minim.
karena menurut pendapat saya pemerintah sangat minim sekali perhatian terhadap daerah perbatasan seperti yang dijelaskan dalam artikel di atas. padahal banyak manfaat yang bisa di dapatkan pemerintah dari daerah perbatasan dalam hal perekonomian. seperti halnya yang di bahas dalam artikel tersebut salah satunya dengan membangun sebuah pelabuhan untuk memudahkan perdagangan di kawasan perbatasan dan juga mengontrol masuknya produk negara asing. selain itu dapat dikembangkanya derah perbatasan seperti dilengkapi dengan kawasan industri, kawasan komersil dan perumahan bahkan ada pengolahan kelapa sawit, industri pengolahan karet, hotel, dan restoran yang dilakukan oleh investor lokal sehingga dapat menambah lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.
maka dengan ini sangat diharapkan Pemerintah segera mengambil tindakan untuk daerah perbatasan sehingga tidak adanya lagi penyelundupan dari luar, dan dapat berkembangnya daerah perbatasan dalam hal ini dapat meningkatkan perekonomian negara.

Senin, 08 April 2013

TUGAS 2 PEREKONOMIAN INDONESIA

Pengusaha Prediksi Harga Daging Sapi Bisa Tembus Rp 150.000/Kg

Wiji Nurhayat - detikfinance
Senin, 08/04/2013 18:14 WIB
Jakarta - Kalangan pengusaha khawatir harga daging sapi akan terus meningkat menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

Ketua Komite Daging Sapi (KDS) Jakarta Raya Sarman Simanjorang menuturkan jika tidak ada kuota daging impor tambahan, maka harga daging sapi bisa melesat ke harga Rp 150.000/kg.

"Tanggal 7 Juli kita masuk bulan puasa dan pemerintah harus menghitung kebutuhan daging menjelang Idul Fitri. Kami khawatir harga bisa sampai Rp 150.000/kg. Kami sudah mengingatkan pemerintah untuk mengkaji dan tidak santai-santai saja. Ini harus segera ditambah dong," ungkap Sarman di Hotel Grand Melia Jakarta, Senin (8/04/2013).

Ia menanggapi rendahnya realisasi impor daging beku oleh para importir yang hanya 10.000 ton hingga saat ini. Padahal pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sudah mengeluarkan izin impor untuk 80.000 ton (setara daging beku dan sapi hidup) setara daging di tahun 2013.

"Jadi begini proses izin ini sudah keluar dari semester kedua tahun 2012 tetapi kenapa resapan rendah? Itukan (80 ribu ton) jatah untuk satu tahun sedangkan untuk pemerintah belum ada tambahan. Jadi para importir harus menyesuaikan jadwal karena tidak ada tambahan," imbuhnya.

Sarman menuturkan pengusaha yang penting adalah mendapatkan kepastian dari pemerintah. Apabila ada tambahan daging di tahun 2013, maka ada dua dampak yang akan terjadi.

"Kapasitas gudang mereka (para importir daging) besar tetapi stok sedikit. Ada dua dampaknya, importir akan segera realisasikan dan serap kemudian para peternak sapi menjual sapi mereka. Jadi harus ada kajian dan evaluasi. Kalau jumlah sekarang segitu jadi harus ada tambahan. Jangan nanti ada daging ilegal dari India. Semua kita kembali kepada pihak pemerintah. Jadi kita irit-irit kuotauntuk satu tahun. Saat ini tidak ada jaminan dan harus kembalikan kepada pemerintah,"tukasnya.

Menurut pendapat saya pemerintah harus segera mengambil tindakan atau keputusan yang cepat dan tepat untuk menangani hal ini. Jika tidak, hal ini akan sama ketika harga bawang yang meningkat drastis belakangan ini. Banyak warga yang mengeluhkan hal ini, belum lagi harga- harga kebutuhan pokok lainnya yang mungkin juga akan meningkal menjelang bulan Ramadhan. Pemerintah harus segera melakukan tindakan mungkin dengan merealisasi impor daging beku oleh para importir
seperti yang dituliskan pada artikel di atas atau segera memperbaiki atau meningkatkan peternak sapi di Indonesia sehingga tidak perlu lagi mengimpor daging dari luar negri.
Sumber artikel : http://finance.detik.com/read/2013/04/08/181400/2214732/4/pengusaha-prediksi-harga-daging-sapi-bisa-tembus-rp-150000-kg?
 

Selasa, 12 Maret 2013

Perdagangan Bebas antara Indonesia dan China

Perdagangan Bebas Hanya Untungkan Negara Lain

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Dalam World Ekonomic Forum, Davos, Menteri Gita Wirjawan menyatakan mendukung penuh liberalisasi perdagangan antarnegara untuk mendukung perekonomian dunia.

Pernyataan ini patut disayangkan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon. Ditegaskan, selama ini liberalisasi perdagangan di Indonesia tak menguntungkan.

"Akibat perdagangan bebas yang tak adil, negara kita hanya menjadi pasar bagi negara-negara besar. Liberalisasi perdagangan malah menutup lapangan pekerjaan yang mencapai angka 7.5 juta jiwa. Artinya jumlah pengangguran terbuka, naik dua kali lipat," ujarnya, Rabu (30/1/2013).

Bahkan, ungkap Fadli Zon, ILO melaporkan akibat perdagangan bebas dengan RRC, Indonesia mengalami penurunan kesempatan pekerjaan sebanyak 188.635 orang. Sektor pertanian, adalah sektor yang paling banyak kehilangan kesempatan kerjanya.

"Saat ini kita memang telah bergabung ke dalam mekanisme perdagangan bebas. Namun hal ini tak diiringi peningkatan daya saing produk sendiri. Hasilnya, impor kita lebih besar dibanding ekspor. Kita hanya jadi pasar bagi produk asing. Misalnya, pertumbuhan impor kita pasca ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) 54.97 persen, sementara ekspor Indonesia ke RRC hanya tumbuh 25.08 persen. RRC juga telah membeli 6779 SNI dari kita," papar Fadli Zon.

Fadli kemudian menyarankan kepada pemerintah, perlunya melakukan evaluasi dan melindungi produk-produk sendiri yang belum siap dibebaskan. Selain itu, harus ada proteksi dan promosi. Kebijakan ini juga tetap dilakukan negara- negara maju.
RRC dan AS tidak membuka pasarnya ketika manufakturnya belum kuat.

"Kita bisa menahan laju serbuan produk asing untuk proteksi produk lokal misalnya dengan Voluntary Export Restraint, kebijakan yang memaksa pembatasan barang negara eksportir. AS pernah melakukan ini ketika produk RRC membanjiri pasar. Pasar bebas, yang menjadi resep Washington Consensus, terbukti gagal dan sering merugikan masyarakat lemah," Fadli Zon menegaskan.

Pemerintah, lanjutnya lagi, harus melakukan upaya nyata melindungi kepentingan nasional, bukan sebaliknya.

Menurut pendapat saya mengenai artikel diatas sudah sangat jelas bahwa dalam perdagangan bebas yang terjadi di Indonesia hanya menguntungkan bagi negara lain terutama negara China yang sekarang ini produk- produknya sangat banyak di pasaran. Selain itu dampak dari perdagangan bebas yang tidak adil di Indonesia membuat produk dalam negeri kalah bersaing sehingga banyak terjadinya PHK, mempersempit lapangan kerja, industi kecil gulung tikar membuat semakin banyaknya angka pengangguran terbuka di Indonesia. Untuk menangani masalah-masalah tersebut Pemerintah harus segera memperbaiki infrastruktur dan membuat kebijakan yang melindungi produk dalam negeri seperti pembatasan barang negara eksportir dan mempromosikan produk dalam negeri yang sebenarnya tidak kalah dengan produk- produk lainnya.

Sumber artikel : http://id.berita.yahoo.com/perdagangan-bebas-hanya-untungkan-negara-lain-004215173.html

Senin, 05 November 2012

I LOVE YOU GUYS

LNL, WAT, CHERRY, RGC dan temen2 ngebolang gue yang lainnya. Mereka adalah orang2 yang bisa ngebuat gue bahagia. Mereka adalah orang- orang yang bisa di ajak berbagi dalam seneng maupun sedih (agak lebay ya bahasanya) tapi itu kenyataan buat gue.

Niya, Licke, Yoga, Karina, Saphie, Rahma, Dewi, Ilham, Uphe, Henny <- orang2 ini adalah temen SMP gue. Sampe sekarang kita masih tetep ngumpul bareng- bareng dan mereka adalah orang- orang yang asik buat gue ajak ngebolang.

Fani, Yolla, Nurul, Leon, Ody <- pertama kali ketemu dengan mereka pas kelas 10. Kita membuat suatu perkumpulan yang namanya WAT ( We Are Teeneger) gue juga gak tau siapa yang pertama kali mencetuskan nama ini. Cewe-cewe ini asik buat di ajak jalan- jalan dan bergosip *tidak patut di tiru*.

Aren, Afra, Fani, Mayani, Ilham <- gue dan orang-orang ini merupakan suatu anggota dari sebuah ekskul yang sama. mereka ini adalah sekumpulan orang-orang yang  gak bisa ngebuat berenti  gue ketawa. Kalo udah ngumpul sama mereka pasti ada aja sesuatu hal yang di omongin dan gak berenti-berentinya buat ngelawak. Karena kita sering ngumpul bareng akhirnya kita memutuskan untuk membuat suatu perkumpulan yang bernama CHERRY.

Ade dan Bella<- mereka ber dua adalah temen kuliah gue. kita kemana-mana selalu bertiga dan kita membuat perkumpulan yang namanya RGC

Mereka- mereka inilah yang asik buat di ajak ngebolang, jadi temen cerita, di ajak ngegila bareng, dls. Sekarang beberapa dari mereka lagi merantau ke beberapa daerah buat kuliah. Walaupun sekarang pada mencar-mencar tapi kalian tetep di hati gue kok #asikk ({}):*<3.


Tugas 2 Pengantar Bisnis

Menurut analisa saya bisnis Laundry Kiloan ini sangat menjanjikan. Karena pada zaman modern seperti sekarang ini, menuntut agar seseorang dapat mengatur waktunya se-efisien mungkin, baik dalam urusan pribadi maupun pekerjaan mereka. Sehingga beberapa kegiatan di rumah seperti mencuci dan menyetrika pakaian menjadi terbengkalai. Dengan demikian orang- orang akan membawa pakaian mereka ke sebuah Laundry Kiloan untuk dicuci dan disetrikakan pakaiannya.

Namun untuk mendirikan usaha ini diperlukan suatu perencanaan yang matang agar usaha laundry dapat bertahan lama dan tidak terjadi kerugian. Seperti memilih tempat yang strategis, memberian pelayanan yang baik terhadap konsumen, dll.



Jika melakukan usaha ini dengan ulet dan dikelola secara baik, maka usaha Laundry Kiloan ini akan mendapatkan keuntungan yang besar sehingga apa salahnya mencoba membuka usaha ini.